Jumat, 20 Desember 2013

Design Pattern Samsung Galaxy S4


Samsung berkomitmen untuk menciptakan produk-produk inovatif yang terinspirasi oleh orang-orang , untuk orang-orang . Ini adalah fitur inovatif dari GALAXY S4 yang berdedikasi di dunia kesehatan  contohnya adalah fitur S Health GALAXY S4 berfungsi memungkinkan smartphone untuk bekerja dengan pengguna , menyediakan pendamping all- in-one yang menawarkan apa-apa selain dukungan positif . Berikut adalah beberapa fitur yang membantu pengguna .


1.   The temperature/humidity sensor, tambahan baru untuk GALAXY S4 , mengidentifikasi tingkat suhu dan kelembaban di lingkungan sekitarnya melalui lubang kecil yang terletak di dasar smartphone . Kemudian secara visual menampilkan apa tingkat kenyamanan optimal bagi pengguna pada layar S Health .
2.          Accelerometer mengukur gerakan smartphone dan digunakan sebagai Walking Mate , melayani sebagai passometer yang menghitung jumlah langkah seorang pengguna telah diambil . Barometer mengetengahkan tekanan atmosfer dari lokasi pengguna saat ini dan menentukan ketinggian. Hal ini sangat berguna ketika pengguna sedang berjalan di bidang miring , seperti bukit atau gunung , karena barometer secara akurat dapat menghitung berapa banyak kalori yang terbakar sesuai dengan tekanan atmosfer dan ketinggian .
3.           The RGB Sensor , yang terletak di kiri atas layar , mengukur intensitas cahaya dan diterapkan pada Samsung Adapt Display, yang mengoptimalkan kecerahan layar dan ketajaman . Akibatnya , kelelahan mata berkurang ketika pengguna membaca e - buku atau menikmati beragam aplikasi .
4.      Dua sensor yang terletak di sebelah kamera depan yang digunakan untuk gerakan dan kedekatan penginderaan . Sensor gerakan mengakui gerakan tangan dengan mendeteksi sinar inframerah yang dipantulkan dari telapak tangan pengguna. Sensor ini diaplikasikan pada fungsi Air Gesture dari GALAXY S4 , yang memungkinkan pengguna untuk menerima panggilan , mengubah lagu , atau gulir halaman web naik dan turun sepanjang dengan gelombang tangan mereka .
5.      The proximity sensor mengakui situasi di mana pengguna menempatkan smartphone dekat dengan wajahnya . Hal ini dapat segera membuat panggilan telepon dan mematikan layar untuk mencegah interaksi sentuhan yang tidak perlu sementara pengguna di telepon.
6.      The camera-based face adalah teknologi berbasis kamera digunakan untuk Samsung Smart Pause , dimana video akan berhenti ketika pengguna terlihat pergi dan dilanjutkan bila pengguna kembali , dan Samsung Smart Scroll , yang memungkinkan pengguna untuk gulir ke atas dan ke bawah tanpa menyentuh layar .
7.      Samsung Smart Scroll sebenarnya merupakan hasil dari aplikasi mulus dua teknologi . Yang pertama adalah teknologi pengenalan wajah , yang mengakui wajah pengguna saat ia melihat layar dan memungkinkan pengguna untuk memiringkan wajahnya ke atas dan bawah untuk menggulir layar . Selain itu , pengguna dengan mudah dapat menggulung layar ke atas dan ke bawah dengan memiringkan smartphone . Hal ini dimungkinkan karena sensor gyro , yang mengakui kecenderungan smartphone .
8.      Air View memungkinkan pengguna untuk melihat isi email , S Planner , galeri foto atau video tanpa harus membukanya , hanya dengan melayang jari mereka atas item . Ia bekerja berkat teknologi Finger Hovering diaktifkan dengan mengukur arus listrik yang berubah ketika tangan pengguna adalah di dekat layar sentuh . Pertama memulai debutnya dengan GALAXY Note II , ini adalah pertama kalinya teknologi dapat digunakan tanpa S Pen .
9.      Teknologi pengenalan suara diadopsi untuk S Translator dan S Voice Drive. Untuk GPS yang diaktifkan oleh suara berdasarkan S Voice Drive, sensor geomagnetik digunakan untuk penentuan bantalan yang tepat .
10.  Samsung Optical Reader menggunakan Pembaca Optical Character ( OCR ) teknologi untuk mengenali teks dan secara otomatis mengenali informasi dengan menggunakan kamera termasuk e -mail , alamat website, nomor telepon , dan kode QR . Kemudian menunjukkan berguna tindak lanjut fungsi seperti terjemahan , pencarian , pesan teks , email dan panggilan .

Sejumlah sensor yang ditampilkan dalam GALAXY S4 , sensor yang cukup pintar untuk mendeteksi pengguna wajah , suara dan gerak , memungkinkan kontrol layar dengan tidak perlu aktivasi sentuhan jari , dan memberikan tasking mudah .
http://gadgetan.compress-release-samsung-indonesia-memperkenalkan-samsung-galaxy-s4-di-jakarta44856

Kamis, 19 Desember 2013

Desain iPhone dari Awal Hingga Sekarang




iPhone merupakan salah satu produk ciptaan dari Apple yang sangat menggemparkan dunia saat kemunculannya pertama kali di tahun 2007. iPhone juga sangat digemari dan laris dalam penjualannya diseluruh dunia. Dalam sejarahnya, iPhone mengalami beberapa perkembangan design dan juga teknologinya. Mari Kita Lihat perkembangan sejarah iPhone dari awal hingga saat ini.

Pada tahun 2007, Steve Jobs dan perusahaan Apple memperkenalkan iPhone pertama mereka . iPhone seri pertama itu hanya memiliki fitur-fitur aplikasi bawaan saja tanpa bisa di tambah dengan aplikasi pihak ketiga yang dikembangkan oleh para developer. Jadi jenis iPhone generasi pertama ini tidak dapat digunakan untuk mendownload aplikasi-aplikasi baru. Walaupun begitu, iPhone seri pertama ini langsung terjual sebanyak 700 ribu di minggu pertama setelah launching.
Tanggal rilis:, 29 Juni 2007.
Penyimpanan: 4 BG model, 8 GB dan 16 Model Model GB ditambahkan di kemudian hari.
Sistem Operasi: iOS 1.0.
Fitur Utama: Layar Sentuh, Seluler Internet, Wi-Fi dan kamera 2 mega pixel.
Battery Life: 8 jam waktu bicara, browsing 6 jam internet, dan 24 jam audio
iPhone seri pertama






Setahun berikutnya 2008  iPhone 3G dikenalkan oleh Apple. iPhone 3G ini merupakan gadget yang memiliki teknologi yang tercanggih pada masa itu. Dengan tambahan kehadiran App Store yang pada saat itu memiliki sekitar 10ribu buah aplikasi dengan total di download 300 juta kali. Meningkat di banding versi sebelumnya, iPhone 3G laku hingga satu juta unit di minggu pertama. 
Tanggal rilis:, 11 Juli 2008.
Penyimpanan: 8 GB model dan model 16 GB.
Sistem Operasi: iOS 2.0.
Fitur Utama: Mendukung Jaringan 3G , fungsi GPS, dan tersedia dalam warna hitam dan putih.
Battery Life: 10 jam waktu bicara 2G, 5 jam waktu bicara 3G, 6 jam browsing yang internet, dan 24 jam audio.




                                iPhone 3G

 Tahun 2009 dirilislah iPhone 3GS dengan peningkatan pada performa khususnya grafis. iPhone 3GS ini merupakan pengembangan dari seri iPhone 3G. Walaupun ditambah dengan performa grafis, teknologi yang digunakan tidak jauh beda dengan tenkologi iPhone 3G sebelumnya. Total aplikasi saat itu adalah ada 85ribu aplikasi di App Store dengan total download mencapai 2 milyar kali.

Tanggal rilis: 19 Juni, 2009.
Penyimpanan: 16 GB model dan 32 GB model.
Sistem Operasi: iOS 3.0.
Fitur Utama: prosesor lebih cepat, lebih banyak RAM, kontrol suara dan kamera video.
Battery Life: 10 jam waktu bicara 2G, 5 jam waktu bicara 3G, 9 jam browsing internet dan 30 jam audio.



                                iPhone 3GS

Tahun 2010 Steve Jobs memperkenalkan iPhone 4. Dari segi design, fitur, dan spesifikasi, iPhone 4 mengalami perubahan yang sangat signifikan dari seri sebelumnya.  Menurut data, pada tahun 2010, sebuah penelitian bahkan mengungkapkan  satu dari tujuh orang yang memiliki smartphone menggunakan iPhone. iPhone 4 memecahkan rekor penjualan iPhone dengan terjual sebanyak 1,2 juta unit di minggu perdana perilisannya.
Tanggal rilis:, 24 Juni 2010.
Penyimpanan: 16 GB model dan 32 GB model.
Sistem Operasi: iOS 4.0.
Fitur Utama: prosesor lebih cepat, desain ramping, layar resolusi tinggi, dan multi-tasking.
Battery Life: 14 jam waktu bicara 2G, 7 jam waktu bicara 3G, 10 jam browsing internet dan 40 jam audio.



                              iPhone 4
 Tahun 2011 iPhone 4S yang memiliki takdir serupa dengan iPhone 3Gs. Memiliki desain yang identik dengan iPhone 4, iPhone 4S dibekali banyak teknologi terkini seperti kamera 5 lensa beresolusi 8 megapixel, chip A5 yang memiliki kecepatan hingga 2x chip A4 dan proses grafis yang lebih ngebut hingga 9x. Tidak kurang dari 4 juta iPhone 4S terjual di minggu pertama rilis nya. Saat ini sesuai dengan klaim Apple sudah lebih dari 500ribu aplikasi di App Store dengan developer sudah mendapat bayaran hingga lebih dari 3 milyar dolar sebagai bagian perjanjian bagi hasil 70-30 di App Store.


                                  iPhone 4S
Dan dibulan Mei 2012, Apple akan meluncurkan seri terbaru iPhone yaitu iPhone 5 di Indonesia. Info yang didapatkan dari media luar iPhone 5 akan mengusung iCloud service terbaru dan menggunakan operating system iOS 5. Belum bisa diterangkan dengan jelas tentang kecanggihan dari iPhone 5 ini.Namun dari segi design, iPhone 5 ini memiliki bentuk yang lebih tipis dan elegan. Layar pada iPhone 5 juga lebih besar dan memiliki LCD layar tanpa tepi. LCD tanpa tepi inilah yang merupakan ciri khas tersendiri bagi iPhone 5.


iPhone 5
Baru akhir-akhir ini muncul iPhone seri 5C perkembangan dari iPhone 5. Begitulah perkembangan iPhone dari tahun ke tahun. Tidak sabar menunggu kemunculan iPhone seri terbaru ditahun depan, semoga memiliki design dan kemapuan yang lebih canggih lagi. Terima kasih Steve Jobs telah menciptakan suatu produk yang menyenangkan untuk kami.

http://indratekno.blogspot.com/2013/03/assalamualaikum-mau-berbagi-nih-tentang.html

Rabu, 06 November 2013

Bagaimana Cara Orang Memilih Font atau Huruf ?????


Dalam postingan saya kali ini saya akan menjelaskan apa pengertian dari huruf, ilmu yang mempelajari huruf, model-model huruf dan bagaimana cara seseorang memilih huruf dan apa selera huruf masyarakat sekitar. Sebelum masuk yang lebih jauh, ini tulisan merupakan dari tugas kuliah saya dalam mata kuliah Desain Permodelan Grafik.
Dalam kamus besar bahasa Indonesia, huruf di definisikan sebagai tanda aksara dalam tata tulis yang merupakan anggota abjad yang melambangkan bunyi bahasa. Berdasarkan pengertian tersebut, dapat kita katakan kalau huruf adalah lambang dari bunyi. Misalnya bunyi be lambangnya atau hurufnya adalah b, bunyi el lambangnya adalah l, dan seterusnya. Atau menurut Wikipedia, huruf adalah bentuk visual yang dibunyikan sebagai kebutuhan komunikasi verbal.
Ilmu yang mempelajari huruf sering di sebut dengan ilmu tipografi atau ilmu tata huruf. Tipografi adalah suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin.
Dikenal pula seni tipografi, yaitu karya atau desain yang menggunakan pengaturan huruf sebagai elemen utama. Dalam seni tipografi, pengertian huruf sebagai lambang bunyi bisa diabaikan.
Perkembangan tipografi dimulai dari penggunaan pictograph. Bentuk bahasa ini antara lain dipergunakan oleh bangsa Viking Norwegia dan Indian Sioux. Di Mesir berkembang jenis huruf Hieratia, yang terkenal dengan nama Hieroglif pada sekitar abad 1300 SM. Bentuk tipografi ini merupakan akar dari bentuk Demotia, yang mulai ditulis dengan menggunakan pena khusus.
Puncak perkembangan tipografi, terjadi kurang lebih pada abad 8 SM di Roma saat orang Romawi mulai membentuk kekuasaannya. Karena bangsa Romawi tidak memiliki sistem tulisan sendiri, mereka mempelajari sistem tulisan Etruska yang merupakan penduduk asli Italia serta menyempurnakannya sehingga terbentuk huruf-huruf Romawi.
Saat ini tipografi mengalami perkembangan dari fase penciptaan dengan tangan hingga mengalami komputerisasi. Fase komputerisasi membuat penggunaan tipografi menjadi lebih mudah dan dalam waktu yang lebih cepat dengan jenis pilihan huruf yang ratusan jumlahnya.
Setiap bentuk huruf dalam sebuah alfabet memiliki keunikan fisik yang menyebabkan mata kita dapat membedakan antara huruf ‘m’ dengan ‘p’ atau ‘C’ dengan ‘Q’. Keunikan ini disebabkan oleh cara mata kita melihat korelasi antara komponen visual yang satu dengan yang lain. Sekelompok pakar psikologi dari Jerman dan Austria pada tahun 1900 memformulasikan sebuah teori yang dikenal dengan teori Gestalt.
Teori ini berbasis pada ‘pattern seeking’ dalam perilaku manusia. Setiap bagian dari sebuah gamabar dapat dianalsisi dan dievaluasi sebagai komponen yang berbeda. Salah satu hukum persepsi dan teori ini membuktikan bahwa untuk mengenal atau ‘membaca’ sebuah gambar diperluakan adanya kontras atara ruang positif yang disebut dengan figure dan ruang negatis yang disbut dengan ground.

Bagaimana Manusia Memilih Warna ?????


Postingan saya kali ini akan membahas dengan Warna, mulai dari pengertian warna, macam-macam warna dan penjelasannya, model warna dan bagaimana pemilihan warna oleh masyarakat. Ini merupakan tugas kedua dari mata kuliah Desain Permodelan Grafik. Tidak usah panjang lebar saya akan menjelaskan definisi warna.

Warna adalah salah satu elemen yang cukup penting dalam desain grafis. Dalam ilmu seni rupa, warna bisa mewakili emosi dari karya tersebut sehingga pesan dari karya tersebut bisa lebih mudah diterima oleh audience. Elemen warna dalam desain grafis juga memiliki fungsi tersebut untuk lebih detailnya bisa dibaca pada artikel saya berikut.
Banyak pemula desain terutama desain grafis kesulitan dalam pemilihan warna. Maklum, seorang desainer grafis tidak akan dianggap pakar bila tidak menguasai bidang ini. Kesalahan pemilihan warna bisa berakibat fatal. Warna – warna tertentu dapat menyebabkan mata cepat lelah, jika tidak dipadukan dengan warna yang cocok. Semua orang punya selera sendiri dalam hal pemilihan kombinasi warna namun terdapat satu titk temu dalam hal ini, harmoni.
Warna terbagi atas 3 golongan yaitu warna dasar (primer), warna sekunder, dan warna tersier. Ini lah penjelsannya dari masing-masing golongan :
1.      Warna Dasar (Primer)
Warna dasar terdiri dari 2 golongan.
·         Golongan pertama terdiri dari 3 warna dasar yaitu merah, kuning dan biru.
·         Golongan kedua terdiri dari 3 warna dasar juga yaitu merah, hijau dan biru.
Golongan pertama digunakan sebagai warna dasar untuk melihat benda dan golongan kedua untuk melihat cahaya (warna dasar yang terlihat saat kita menonton TV ataupun layar monitor dikomputer).
2.      Warna Sekunder
Warna sekunder dihasilkan dari percampuran 2 jenis warna dasar. Misalnya : Merah + Kuning = Oranye.
3.      Warna Tersier
Warna tersier merupakan hasil dari penggabungan warna sekunder dengan 1 jenis warna primer.
Contoh: Oranye + Merah = Merah-oranye.